Taqabbalallahu minnaa wa minkum... "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"

12 Jun 2014

Nisfu Sya'ban

Disebuah kampoeng, terjadi dialog antara dua tetangga...

I: Idrus
R: Ramli

Idrus: "Bro kamu sih ngga siap-siap pergi ke masjid untuk menghidupkan malam nisfu sya'ban"

Ramli: "Ma'af teman saya tidak akan pernah lagi mengikuti ritual malam nisfu sya'ban"

Idrus: "What...!! Are you crazy !! Apa kamu sudah tidak merasa mempunyai dosa sedikitpun, malam ini kan malam pengampunan dosa, masa kamu sia-siakan kesempatan emas ini."

Ramli: "Memang benar, malam nisfu sya'ban adalah malam pengampunan dosa, tapi saya tidak mau ikut-ikutan latah mengikutinya"

29 Mei 2014

Dialog 'Isbal'

Qadarullah, iqomah disebuah masjid yang dilalui seorang ikhwan sedang berkumandang, maka mampirlah ikhwan tadi untuk melaksanakan shalat zhuhur berjama’ah….Selepas shalat sunnah tiba-tiba ada seorang ustadz yang juga kebetulan shalat di masjid tersebut menghampiri….

Ustadz: "Assalamu 'alaikum..."

Ikhwan: "Wa'alaikumussalam..."

Ustadz: "Bagaimana kabar kamu"

Ikhwan: "Alhamdulillah baik"

Ustadz: "Boleh akhy saya minta waktu sebentar?, ada yang ingin saya nasehatkan"

8 Mei 2014

Sunnah Jenggot

Disebuah tempat…

Singkat Cerita !!!
Dodi: “Wuiih…lama tidak bersua, rupanya kamu sudah banyak berubah coy”
Umar: “Apanya yang berubah Dod, perasaan dari dulu penampilan saya kaya gini-gini aja”
Dodi: “Itu lho akar gigi kamu pada keluar (sambil bercanda)
Umar: “Jangan begitu Dod, inikan sunnah Nabi, maka janganlah mengejek kalau kamu tidak mampu melakukannya”
Dodi: “Saya hanya bercanda kok”
Umar: “Tidak boleh bagi kita menjadikan syari’at Allah dan Rasul-Nya sebagai bahan candaan, bukankah sikap seperti itu merupakan kekufuran yang sangat besar, lihat firman Allah Ta’ala: ‘Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab:"Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah:"Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’

6 Mei 2014

Perayaan Isra' Mi'raj

Disuatu Malam…
Ayah: “Ade ayo tidur, udah hampir jam 10 nih, besok kan kamu ada ujian akhir semester (UAS), ayah sebentar lagi juga mau tidur (menyuruh anaknya yang duduk dibangku SD)”
Anak: “Tidak bisa tidur ayah, tadi udah coba rebahan, tapi tidak bisa, padahal mata sudah ngantuk”
Ayah: “Kenapa jadi sampai tidak bisa tidur, mikiran ujian besok ya”
Anak: “Ade tidak sedang mikirin ujian besok yah, tapi ada suara berisik dimasjid itu, bisingnya persis kaya konser si raja dangdut”
Ayah: “Sabarlah nak, bukan hanya ade saja yang merasa terganggu, apa yang ade rasakan juga menimpa ayah, bahkan tetangga yang lain”
Anak: “Memangnya ada acara apa sih yah dimasjid itu, kok berisik banget (khususnya pas acara maulid habsy)

29 Apr 2014

Mahalnya Perayaan Isra' Mi'raj

Sangat terkesima bercampur heran setelah melihat laporan keuangan disebuah masjid, yakni laporan keuangan biaya acara bid'ah Isra' Mi'raj yang menghabiskan uang sejumlah 23 juta sekian, adapun perincian dari total pengeluaran tersebut adalah untuk biaya:

1. Honor Penceramah
2. Honor Qari (Pembaca Qur'an)
3. Honor Habsy (terbang)
4. Daging Sapi + Ayam + Beras
5. Biaya Tenda
6. Air Mineral + tisu
7. Sound System

Yang membikin ana heran adalah, kok untuk biaya acara bid'ah mereka sangat royal, namun untuk hal-hal yang disyari'atkan mereka sangat pelit, bayangkan kalo uang segitu banyak digunakan untuk kemaslahatan umat, insha Allah akan bermanfaat dan mendapatkan berkah.

23 Apr 2014

Antara Bid'ah dan Maksiat

Tidak setiap perbuatan maksiat bisa dikatakan bid'ah, tapi setiap perbuatan bid'ah sudah pasti dinamakan maksiat, kenapa? Karena pada prinsipnya pelaku bid'ah tersebut menyelisihi apa apa yang diperintahkan dan apa-apa yang dilarang oleh syari'at. Contoh menyelisihi perkara yang disunnahkan, disunnahkan membaca QS. Al-Kahfi dimalam dan disiang jum'at, tetapi mereka menyelisihinya dengan membaca yasin, sudah itu berjama'ah lagi (bid'ah kuadrat). Kemudian contoh menyelisihi perkara yang dilarang oleh syari'at, ada larangan beribadah dan duduk-duduk dikuburan, tetapi para quburan mania (quburiyyun) malah mengadakan berbagai bentuk peribadatan dikuburan.

Sedangkan maksiat pada dasarnya mereka hanya menyelisihi perkara yang dilarang oleh syari'at, seperti berjudi, memakan harta haram, berzina, mencuri, mabuk-mabukan, intinya maksiat terjadi karena hawa nafsu yang tidak terkendali, makanya tidak setiap maksiat bisa dikatakan bid'ah.

Tetapi bukan hanya pelaku maksiat saja yang mengikuti hawa nafsu, para bid'ah lovers juga mengikuti hawa nafsu, bukan itu saja, mereka juga suka mengikuti syubhat. Makanya mereka menetapkan hukum dengan prasangka dan syubhat. Mereka mengikuti prasangka (zhon) dan merasa benar apa yang telah dilakukannya, padahal telah datang petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

11 Mar 2014

Wahai Kyai, Jangan Kau Bikin Syari'at Sendiri

Cara memakai sendal ada dalilnya, cara memakai pakaian ada dalilnya, perintah shalat, puasa, zakat dan haji terlebih lagi banyak dalilnya. Itulah bukti kesempurnaan islam, dari yang tidak begitu penting sampai yang paling penting sudah dijelaskan, seperti ada hadits yang menjelaskan jumlah uban dikepala Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, kalau sudah dikatakan sempurna berarti tidak perlu ada penambahan lagi.

Kira-kira mau tidak ketika seseorang sudah diciptakan Allah Ta'ala sudah sesempurna mungkin, punya mata, telinga tangan dan kaki diciptakan sepasang, lalu oleh dokter ditawarkan dipasang satu bola mata lagi didahi supaya penglihatannya jadi luas, atau ditambah lagi satu kuping tepat dibelakang kepalanya supaya pendengarannya jadi tajam, saya rasa siapapun orang (asalkan masih waras otaknya) akan menolak mentah-mentah tawaran tersebut, walaupun dikasih hadiah sekalipun, kenapa? Karena dia sadar bahwasanya dia sudah diciptakan sempurna oleh Allah Ta’ala, sehingga tidak bagus kalau ditambah-tambah lagi.

7 Nov 2013

Tunjukkanlah Kebenaran Kalian

Wahai saudaraku, tunjukkanlah kebenaran kalian jika seandainya selama ini dakwah kami (salafy) salah…

Insya Allah kami akan menerima arahan dan nasehat dari orang yang mau menasehati kami, karena sesungguhnya kami adalah seorang penuntut ilmu, karena bisa jadi pendapat ulama yang kami ikuti kadang-kadang bisa benar dan kadang-kadang bisa salah, karena mereka tidak ma’shum, kecuali pendapatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pasti kebenarannya dan terjaga dari kesalahan.

Wahai saudaraku, tunjukkanlah dalil kalian jika seandainya amalan yang kalian kerjakan selama ini memang ada tuntunannya…
Kami tidak akan menolak sebuah kebenaran jika seandainya amalan yang kalian kerjakan memang berlandaskan kepada kitabullah dan hadits Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesuai dengan praktek para shahabat radhiallahu ‘anhu terhadap kedua nash tersebut, maka demi Allah detik ini juga kami akan taubat kepada Allah Ta’ala, akan kami tinggalkan apa yang selama ini kami dakwahkan dan akan kami ikuti apa yang selama ini kalian kerjakan.

5 Nov 2013

Sufi; Kumpulan Orang Nyeleneh

Semestinya orang yang mendalami ilmu agama (aqidah, fiqh dsb) itu akan menjadi seorang yang ‘alim, merasa takut kepada Allah dan dengan ilmunya ia akan amalkan dan ia sebarkan, tapi kok sungguh aneh ya orang yang mendalami ilmu tasawuf bukannya menjadi seorang yang alim tapi dia jadi majnun dan akan menjadi sampah masyarakat, itu membuktikan ajaran tersebut bukan berasal dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Maka benarlah perkataan seorang imam besar, yakni Al-Imam Syafi'i rahimahullah yang dinukil Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullah "Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu."

Dungu berarti sedikitnya akal, dan tidaklah aneh orang yang belajar tasawuf dalam sehari hingga menjadi kurang akalnya, dan hal itu bisa kita lihat dari perkataan-perkataan tokoh sufi yang sangat nyeleneh.

4 Nov 2013

Membungkam Pelaku Bid'ah

Membantah bid’ah lovers itu tidak perlu susah-susah bawa dalil, atau copas sana copas sini. Karena kalau dikasih dalil juga percuma, pasti mentok, kalau kita kasih dalil paling dia jawab: itukan cuman penafsiran ulama wahhabi saja, padahal dalilnya sudah jelas dan tidak ada keraguan. Mereka lebih percaya dan sreg dengan pendapat kyai/habib dibandingkan hadits yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang notebene adalah seorang komandan wahhabi (pengikut Allah Yang Maha Memberi).

Dalam membantah bid’ah lovers kita cukup main akal-akalan saja, agar cara berpikirnya terbuka, karena selama ini pola pikir mereka sudah terkunci oleh pemikiran dan agitasi para kyai. Makanya kita ajak mereka agar bisa menggunakan akal sehat yang telah diberikan oleh Allah Ta’ala, agar mereka bisa merenungi bahwasanya selama ini mereka telah dibodohi oleh para kyai.
Copyright 2010@All Rights Reserved By Abu Rumaisha