Taqabbalallahu minnaa wa minkum... "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"
Tampilkan postingan dengan label Bid'ah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bid'ah. Tampilkan semua postingan

26 Jul 2013

Al-Quran Turun Pada Malam Lailatul Qadr Bukan Malam ‘Nuzulul Quran’ 17 Ramadhan (Penting!!!)

Ketika memasuki malam yang ke 17 di bulan Ramadhan sebagian kaum muslimin dan masjid-masjid mulai diadakan peringatan turunnya al-Quran pertama kali yang disebut malam peringatan Nuzulul Quran. Hal ini juga ‘terkesan’ dikuatkan dengan catatan kaki dalam “Al-Quran dan Terjemahnya” surat Adh-Dhukhan ayat 3.
إِنَّآ أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا 
Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
[1369] malam yang diberkahi ialah malam Al Quran pertama kali diturunkan. di Indonesia umumnya dianggap jatuh pada tanggal 17 Ramadhan.

22 Jul 2013

19 Tanda Ahlul Bid'ah, Waspadalah...

Kami akan sampaikan apa yang telah ditulis oleh Syaikh Dr. Ibroohim bin Muhammad bin ‘Abdillah Al Buraikan dalam kitab beliau: Ta’rif Al Khalaq Bi Manhaj As Salaf, dimana dalam kitab tersebut kita temukan sangat banyak identitas dan karakter para Ahlul Bid’ah, tidak kurang dari 19 macam.
Tanda-Tanda Ahlul Bid’ah tersebut adalah:

1. 
Ahlul Bid’ah sangat memusuhi, menghina dan menganggap enteng kepada mereka pembawa berita dari Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Hal itu bisa kita temukan dalam apa yang diriwayatkan oleh Imaam Ash Shoobuuny رحمه الله dalam kitab beliau: ‘Aqiidatussalaf Ashaabul Hadiits.
Kata beliau رحمه الله  , dengan sanadnya dari Ahmad bin Sinaan Al Qaththoon, “Tidak ada di dunia ini seorang pun Mubtadi’ (seorang Ahli Bid’ah), kecuali dia yang membenci Ahlul Hadiits (Pembawa Hadits). Maka jika seseorang melakukan kebid’ahan, akan dicabut rasa lezatnya Hadits dari dirinya. Ciri Ahlul Bid’ah adalah mereka mencela, menghina, dan memusuhi Ahlul Atsar (Ahlul Hadits, Ahlus Sunnah).”

14 Jul 2013

Bid’ah Bukan Dalam Urusan Dunia

Dikit-dikit dibilang bid’ah, dikit-dikit bid’ah? mau baca surat Yasin tiap malam Jumat dibilang bid’ah, mau dzikir 7777 kali tiap malam Rabu Pahing dibilang bid’ah, ini bid’ah, itu bid’ah. Kalo begitu pergi haji pake unta aja kayak zaman Nabi, pesawat kan ga ada di zaman Nabi, itu bid’ah pakai pesawat…”
Komentar di atas adalah komentar orang yang belum mengerti hakikat bid’ah. Padahal memahami bid’ah sama pentingnya dengan memahami sunnah, sebagaimana pentingnya memahami syirik lawan dari tauhid.

Pengertian bid’ah secara ringkas


Sebelumnya ada baiknya kita mengetahui apa itu bid’ah. Sebenarnya untuk lebih memahami bid’ah maka butuh pemahasan yang agak panjang dengan berbagai jenis dan macam serta kaidah-kaidahnya. Akan tetapi kami bawakan pejelasan ringkasnya agar lebih memahami judul dari tulisan ini.

14 Jun 2013

Orang Kota Dengan Tradisi Selamatan Kematian, Orang Desa Sudah Meninggalkan

Selamatan Kematian yang Laris Manis bagi Orang Kota

Kita tahu bahwa saat ini ada orang penting di pemerintahan kita yang baru saja meninggal dunia. Ya Allah, jika ia orang baik, maka tambahkanlah kebaikan untuknya. Jika ia orang yang berbuat dosa, maka maafkanlah kesalahannya.

Sebagian partai Islam bahkan mereka yang menyuarakan mendakwahkan Islam, melakukan hajatan Yasinan dan Tahlilan untuk yang meninggal dunia tersebut. Padahal pembesar partai ini notabene adalah lulusan syari’ah yang kalau tidak berasal dari timur tengah, yah berasal dari kampus timur tengah yang bercabang di Jakarta. Bahkan di antara mereka adalah para Doctor.

3 Jun 2013

Fatwa Syafi’iyah Tentang Tahlilan

Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi
Istilah “tahlilan” atau “slametan” sudah sangat populer di telinga kita semua, lantaran sudah menjadi adat istiadat klasik dan tradisi mayoritas kaum muslimin di seantero dunia masa kini, tak ketinggalan negeri  Indonesia Raya ini, baik pedesaan maupun perkotaannya.

31 Mei 2013

Shalawatan Antara Adzan dan Iqamat

Suatu ketika penulis pergi ke sebuah desa. Saat antara adzan dan iqamat penulis mendengar suara keras dari masjid. Alangkah kagetnya penulis karena irama shalawatan tersebut mengikuti irama nyanyian yang biasa dilantunkan pengamen di kereta atau bus.
Ketika penulis juga pergi ke sebuah kota, kami mendapati shalawatan/puji-pujian yang samar-samar kurang jelas bagi kami. Ternyata alangkah terkejutnya ketika kami tahu bahwa itu adalah shalawatan atau puji-pujian dengan bahasa khas Jawa susunan seorang tokoh mereka.
Dua contoh di atas sudah cukup membuktikan fenomena yang sering kita dapati di berbagai masjid negeri kita yaitu lantunan-lantunan shalawat dan puji-pujian antara adzan dan iqamat.

2 Mar 2013

Bedakan Bid’ah Hasanah dan Bid’ah Sayyi’ah

Sebagian orang berkata bahwa perayaan Maulid Nabi termasuk bid’ah hasanah karena menganggap bid’ah itu ada dua, ada bid’ah hasanah (yang baik) dan bid’ah sayyi’ah (yang jelek). Namun ketika ditanya, apa yang dimaksud bid’ah sayyi’ah, mereka sulit menyebutkan contohnya. Karena semua ibadah yang tanpa tuntunan dikategorikan oleh mereka sebagai hasanah.

Padahal ulama Syafi’i seperti Ibnul ‘Atthor, murid Imam Nawawi telah mengategorikan beberapa bid’ah yang dikatakan hasanah oleh mereka sebagai bid’ah yang tercela.

7 Feb 2013

Sunnah Hasanah atau Bid’ah Hasanah?

Aku pergi tahlil, kau bilang itu amalan jahil
Aku baca shalawat burdah, kau bilang itu bid’ah
Lalu aku harus bagaimana?”

Bait syair di atas, yang disusun oleh seorang tokoh agama di negeri kita, sangat sering disitir oleh sebagian kalangan kala berdiskusi tentang sebuah tema : bid’ah hasanah. Kerap kali (bahkan hampir di semua diskusi) dialog yang pada awalnya dimulai dengan suasana ilmiah, dalil dan argumen, pada akhirnya berujung pada celaan dan bahkan caci maki terhadap sunnah dan para ulama yang telah dikenal kapasitasnya. Allahul musta’an.

24 Jan 2013

Mengapa Maulid Nabi Dikategorikan Sebagai Bid’ah?

Segala puji hanyalah milik Allah. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah. Wa ba’du.

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah, di bulan Rabi’ul Awwal ini, banyak kaum muslimin yang merayakan maulid Nabi. Telah banyak pula tulisan yang menjelaskan bahwa perayaan maulid tidak ada tuntunannya di dalam Islam. Dengan memohon pertolongan Allah, sedikit bahasan ini akan memaparkan alasan mengapa maulid dikategorikan sebagai bid’ah sehingga tidak seyogyanya seorang muslim merayakannya. Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua.

Pengertian ringkas bid’ah


Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan bid’ah adalah setiap perbuatan yang diada-adakan dalam agama yang tidak ada dalil yang menunjukkan disyari’atkannya perbuatan tersebut” (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2/127)

20 Jan 2013

Ibnu Taimiyyah dan Maulid Nabi

Ada sebuah tulisan yang cukup menggelitik dari pemilik Blog salafytobat [lihat :http://salafytobat.wordpress.com/2009/05/11/pemalsuan-pendapat-salaf-oleh-wahhaby-dengan-kedok-takhrij-dan-mukhtarat-meringkas/] yang mengulas tentang Ibnu Taimiyyah dan Maulid Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Dalam tulisan tersebut – dengan yakinnya – ia mengatakan bahwa Salafy-Wahabi telah melakukan kecurangan dalam peringkasan kitab Ibnu Taimiyyah. Dan ia menyiratkan satu kesimpulan bahwa Ibnu Taimiyyah rahimahullah telah membolehkan dan ‘merestui’ pelaksanaan Maulid Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Dengan sedikit disertai satu atau dua lembar scan buku yang berhasil ia dapatkan, pemilik blog Salafytobat hendak mengelabuhi pembaca – seperti biasa ia lakukan – untuk meyakinkan bahwa apa yang ia tulis adalah benar.

15 Jan 2013

10 Keanehan Para Pro-Maulid

Tulisan berikut sengaja disusun oleh Rumaysho.com untuk menunjukkan kekeliruan pembelaan terhadap acara maulid Nabi yang selama ini tersebar di tengah kaum muslimin. Ditambah pula, tulisan ini menjawab beberapa syubhat (kerancuan) yang disuarakan oleh para pendukung maulid.

Berikut keanehan para pendukung maulid, 3 di antaranya yang kami sebutkan kali ini:

1- Katanya mencintai Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, namun beribadah tanpa perintah Nabi.
Kita selaku umat Islam diperintahkan untuk mencintai Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut ini,

قُلْ إِنْ كَانَ آَبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At Taubah: 24).

8 Agu 2012

Memahami ‘Bid’ah Hasanah’ Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhumaa

Ibnu Abi Syaibah rahimahullah berkata :
حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنِ الْحَكَمِ بْنِ الْأَعْرَجِ، قَالَ: سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ عَنْ صَلَاةِ الضُّحَى، وَهُوَ مُسْنِدٌ ظَهْرَهُ إِلَى حُجْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: بِدْعَةٌ، وَنِعْمَتِ الْبِدْعَةُ ! "
Telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Ulayyah, dari Al-Jurairiy, dari Al-Hakam bin Al-A’raj, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Ibnu ‘Umar tentang shalat Dluhaa, yang ketika itu punggungnya bersandar pada kamar Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Ia menjawab : “Bid’ah, dan itu adalah sebaik-baik bid’ah” [Al-Mushannaf, 2/405 no. 7859].
Sanad riwayat ini shahih, semua perawinya tsiqaat. Ibnu ‘Ulayyah termasuk perawi yang mendengar riwayat dari Al-Jurairiy sebelum ikhtilaath-nya [lihat : Al-Mukhtalithiin oleh Al-‘Alaaiy (bersama komentar muhaqqiq-nya), hal. 37-38 no. 16, tahqiq : Raf’at bin Fauziy & ‘Aliy bin ‘Abdil-Baasith; Maktabah Al-Khaanijiy, Kairo].

7 Jun 2012

Teka-Teki Maulid Nabi...

TEKA TEKI MAULID Bermain teka teki…untuk mengasah akal. -
Aqiqah bayi yang baru lahir disyariatkan karena ada dalil. Makanya aqiqah memiliki adab2nya, seperti harinya, jenis hewan yang disembelih, jumlah sembelihan, yang bertanggung jawab atas aqiqah, syarat aqiqah, dsb. -
Memakai sandal memiliki banyak adab atau tata cara dalam syariat, karena ada dalil, seperti memulai memakai dengan kaki kanan, melepaskan dengan kaki kiri lebih dulu, tidak boleh memakai sandal sebelah, boleh mengusap sandal ketika berwudhu, doa memakai sandal, dsb. -
Meludah juga memiliki banyak adab2 yang diajarkan syariat, karena ada dalil yang mengajarkan. – Memakai pakaian juga sudah diajarkan adab2nya dalam islam. Banyak dalil tentang ini. –

6 Mei 2012

Nasehat Nan Penuh Kenangan

Al Imam Abu Dawud meriwayatkan dari sahabat yang mulia Al ‘Irbadh bin Sariyah radliallahu ‘anhu, bahwa ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menasihatkan kepada kami dengan satu nasihat yang menggetarkan hati-hati kami dan air mata pun berlinang karenanya. Maka ketika itu kami mengatakan: “Duhai Rasulullah, nasihat ini seperti nasihat orang yang mau mengucapkan selamat tinggal, karena itu berilah wasiat kepada kami.” Beliau pun bersabda:

“Aku wasiatkan kepada kalian bertakwa kepada Allah, untuk mendengar dan taat, walaupun yang memerintah kalian itu seorang budak. Dan barangsiapa di antara kalian yang masih hidup sepeninggalku, niscaya dia akan melihat perselisihan yang banyak. Karena itu wajib atas kalian untuk berpegang dengan sunnahku dan sunnahnya Al Khulafa’ Ar Rasyidin yang mendapatkan petunjuk. Pegang erat-erat sunnah itu dengan gigi geraham kalian. Dan hati-hati kalian dari perkara-perkara baru, karena setiap perkara baru ( bid‘ah) itu sesat.” (HR. Abu Dawud no. 3991)

12 Apr 2012

Berjabat Tangan Seusai Shalat

Tanya : Saya melihat sebagian jama’ah di masjid kita ini enggan berjabat tangan seusai shalat berjama’ah sebagaimana lazimnya kaum muslimin yang lain. Bukankah orang tersebut menyelisihi sunnah Rasul ? Bukankah dengan berjabat tangan ini dapat menggugurkan dosa ? Dan apakah ini termasuk dari tanda kesombongan orang tersebut ?

Jawab : Terima kasih atas pertanyaan yang disampaikan. Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu telaahan cermat untuk mendudukkan perkara ini sehingga tidak menimbulkan praduga berlebihan terhadap sesama muslimin. Dan yang lebih penting lagi adalah, mendudukkan perkara ini dengan timbangan syari’at yang benar sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dan para ulama setelahnya.
Benar apa yang dikatakan oleh Penanya bahwasannya jabat tangan yang dilakukan oleh seorang muslim dengan muslim lainnya (dengan ikhlash dan kecintaan) apabila bertemu akan menggugurkan dosa-dosanya.

20 Jan 2012

Tahlilan, Yasinan dan Maulid Nabi


Pertanyaan:

Kenapa ulama2 wahabi dan muhammadiyah. menyatakan Bid'ah dan tidak memperbolehkan, Tahlilan dan Yasinan Serta Maulid Nabi. syukron.
Jawaban:
بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم وبارك على نبينا محمد و آله وصحبه أجمعين, أما بعد:
Sebelum jawaban, saya ingin mengingatkan bahwa asal istilah "wahabi" hanya dihembuskan oleh orang-orang kafir yang tidak ingin umat Islam beragama sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Adapun mengenai jawaban atas pertanyaan adalah:

Tahlilan, yasinan dan Maulid Nabi termasuk bid’ah yang berakibat kaum muslim tidak boleh melaksanakannya karena tidak ada satu dalilpun yang SHAHIH (BENAR) DAN SHARIH (JELAS) menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam melakukan, menganjurkan atau memerintahkannya.

13 Des 2011

Pembagian bid’ah menjadi lima

Sebagian ulama berpendapat bahwa bid’ah terbagi menjadi lima sebagai berikut:
  1. Bid’ah Wajibah: yaitu setiap bid’ah yang sesuai dengan kaidah-kaidah dan dalil-dalil diwajibkannya sesuatu dalam syariat. Contohnya pembukuan Al Qur’an dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika dikhawatirkan keduanya akan tersia-siakan. Berhubung menyampaikan risalah Islam kepada generasi berikutnya adalah suatu kewajiban menurut ijma’, dan mengabaikan hal ini hukumnya haram menurut ijma’, karenanya hal-hal seperti ini mestinya tidak perlu diperselisihkan lagi bahwa hukumnya wajib.

19 Nov 2011

Shalat Tarawih Berjamaah, Bid’ah ??!

Banyak alasan yang dipakai orang-orang untuk ‘melegalkan’ perbuatan bid’ah. Salah satunya, tidak semua bid’ah itu jelek. Menurut mereka, bid’ah ada pula yang baik (hasanah). Mereka pun memiliki “dalil” untuk mendukung pendapatnya tersebut. Bagaimana kita menyikapinya?
Di antara sebab-sebab tersebarnya bid’ah di negeri kaum muslimin adalah adanya keyakinan pada kebanyakan kaum muslimin bahwa di dalam kebid’ahan ini ada yang boleh diterima dengan apa yang dinamakan bid’ah hasanah. Pandangan ini berangkat dari pemahaman bahwa bid’ah itu ada dua: hasanah (baik) dan sayyiah (jelek).
Berikut ini kami paparkan apa yang diterangkan oleh asy-Syaikh as-Suhaibani dalam kitab al-Luma’ “Bantahan terhadap Syubhat Pendapat yang Menyatakan Adanya Bid’ah Hasanah”.

22 Sep 2011

Benarkah Naik Haji Pakai Pesawat adalah Bid'ah ?

Mereka yang belum paham tentang pengertian bid'ah dalam hal agama ( لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُ نَا ) bukan dalam hal ke-duniaan, biasanya mengatakan dan berlogika; Facebook dan komputer adalah bid'ah, naik haji pakai pesawat adalah bid'ah, sebab Nabi naik haji pakai Onta.[ Kata "amrunaأَمْرُ نَا artinya adalah perintah kami. Maksudnya adalah perintah/amalan dalam hal agama, bukan dalam hal keduniaan.]

Logika yang rancu dan rusak ini selalu mereka gembar-gemborkan kesana kemari, seakan-akan sebuah doktrin yang yang sudah paten dan pembodohan kepada orang yang awam.

Mari kita jawab juga secara logika;

Kalau mereka mengatakan naik haji pakai pesawat itu adalah bid'ah sebab alasannya Nabi pakai Onta, maka jawabnya adalah ; Kalau saudara mengatakan mesti pakai Onta, maka orang-orang yang jalan kaki-pun yang tidak pakai Onta juga bid'ah, karena saudara katakan mesti pakai Onta.

21 Sep 2011

Apakah Membayar Zakat Fitrah/Fithri dengan Uang Merupakan Satu Kebid’ahan dalam Agama ?

Tanya : Apakah membayar zakat fitrah dengan uang merupakan satu kebid’ahan dalam agama ?
Jawab : Para ulama berbeda pendapat dalam permasalahan ini. Jumhur ulama mengatakan tidak boleh mengeluarkan zakat fitrah (fithri) berupa uang. Inilah yang dipegang kuat oleh Maalikiyyah, Syaafi’iyyah, Hanabilah, dan Dhahiriyyah. Sedangkan ulama lain, seperti Al-Hasan Al-Bashriy, ‘Umar bin ‘Abdil-‘Aziiz, Ats-Tsauriy, Abu Haniifah, dan yang lainnya; berpandangan boleh mengeluarkan zakat fitrah (fithri) dengan uang.


Dalil Pokok Madzhab Pertama
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ السَّكَنِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَهْضَمٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ نَافِعٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ
Telah menceritakan kepada kami Yahyaa bin Muhammad bin As-Sakan : Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Jahdlam : Telah menceritakan kepada kami Ismaa’iil bin Ja’far, dari ‘Umar bin Naafi’, dari ayahnya, dari Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhumaa, ia berkata : Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah mewajibkan zakat fithri di bulan Ramadlan kepada manusia; satu shaa’ tamr (kurma) atau satu shaa’ gandum atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan wanita dari kalangan umat muslimin.
Copyright 2010@All Rights Reserved By Abu Rumaisha