Taqabbalallahu minnaa wa minkum... "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"

7 Nov 2013

Tunjukkanlah Kebenaran Kalian

Wahai saudaraku, tunjukkanlah kebenaran kalian jika seandainya selama ini dakwah kami (salafy) salah…

Insya Allah kami akan menerima arahan dan nasehat dari orang yang mau menasehati kami, karena sesungguhnya kami adalah seorang penuntut ilmu, karena bisa jadi pendapat ulama yang kami ikuti kadang-kadang bisa benar dan kadang-kadang bisa salah, karena mereka tidak ma’shum, kecuali pendapatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pasti kebenarannya dan terjaga dari kesalahan.

Wahai saudaraku, tunjukkanlah dalil kalian jika seandainya amalan yang kalian kerjakan selama ini memang ada tuntunannya…
Kami tidak akan menolak sebuah kebenaran jika seandainya amalan yang kalian kerjakan memang berlandaskan kepada kitabullah dan hadits Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesuai dengan praktek para shahabat radhiallahu ‘anhu terhadap kedua nash tersebut, maka demi Allah detik ini juga kami akan taubat kepada Allah Ta’ala, akan kami tinggalkan apa yang selama ini kami dakwahkan dan akan kami ikuti apa yang selama ini kalian kerjakan.

5 Nov 2013

Sufi; Kumpulan Orang Nyeleneh

Semestinya orang yang mendalami ilmu agama (aqidah, fiqh dsb) itu akan menjadi seorang yang ‘alim, merasa takut kepada Allah dan dengan ilmunya ia akan amalkan dan ia sebarkan, tapi kok sungguh aneh ya orang yang mendalami ilmu tasawuf bukannya menjadi seorang yang alim tapi dia jadi majnun dan akan menjadi sampah masyarakat, itu membuktikan ajaran tersebut bukan berasal dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Maka benarlah perkataan seorang imam besar, yakni Al-Imam Syafi'i rahimahullah yang dinukil Al-Imam Al-Baihaqi rahimahullah "Jika seorang belajar tasawuf di pagi hari, sebelum datang waktu dhuhur engkau akan dapati dia menjadi orang dungu."

Dungu berarti sedikitnya akal, dan tidaklah aneh orang yang belajar tasawuf dalam sehari hingga menjadi kurang akalnya, dan hal itu bisa kita lihat dari perkataan-perkataan tokoh sufi yang sangat nyeleneh.

4 Nov 2013

Membungkam Pelaku Bid'ah

Membantah bid’ah lovers itu tidak perlu susah-susah bawa dalil, atau copas sana copas sini. Karena kalau dikasih dalil juga percuma, pasti mentok, kalau kita kasih dalil paling dia jawab: itukan cuman penafsiran ulama wahhabi saja, padahal dalilnya sudah jelas dan tidak ada keraguan. Mereka lebih percaya dan sreg dengan pendapat kyai/habib dibandingkan hadits yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang notebene adalah seorang komandan wahhabi (pengikut Allah Yang Maha Memberi).

Dalam membantah bid’ah lovers kita cukup main akal-akalan saja, agar cara berpikirnya terbuka, karena selama ini pola pikir mereka sudah terkunci oleh pemikiran dan agitasi para kyai. Makanya kita ajak mereka agar bisa menggunakan akal sehat yang telah diberikan oleh Allah Ta’ala, agar mereka bisa merenungi bahwasanya selama ini mereka telah dibodohi oleh para kyai.

3 Nov 2013

Jangan Ada Dukun Diantara Kita

Masih banyak diantara umat islam yang masih percaya sama yang namanya dukun, baik itu dari kalangan pendidikannya rendah sampai yang sekolahnya tinggi, ada juga dari kalangan rakyat biasa sampai para pejabat. Sehingga saking dibutuhkannya para dukun ini, banyak para kyai yang nyambi jadi dukun (bahasa halusnya, Paranormal / Orang Pintar), tetapi tidak sedikit pula para dukun yang berkedok jadi ustadz, namun intinya mereka-mereka tersebut adalah para perusak aqidah.

Sayangnya , diantara mereka yang sering mengadakan ritual tahlilan, banyak yang melarikan berbagai persoalan ke dukun la'natullah, itu artinya apa yang mereka baca (tahlil) tersebut tidak diresapi betul-betul makna yang terkandung didalamnya, seharusnya kalau sudah berikrar mengucapkan kalimat tersebut konsekwensinya pun harus dipatuhi, makanya ketika Abu Jahal CS diajak untuk mengucapkan kalimat tersebut mereka enggan, karena dia tahu konsekwensi yang harus dijalani, yakni meninggalkan segala bentuk sesembahan selain Allah.

2 Nov 2013

Aku Bangga disebut Wahhabi

Biarlah aku digelari wahhabi
Daripada bergelar aswaja tapi tidak sesuai dengan ajaran Nabi
Mereka menciri'iku tanda hitam didahi
Ciri lainnya berjenggot dan celana diatas mata kaki.

Biarlah aku dicap sebagai wahhabi
Hanya karena enggan melakukan perayaan orang yang telah mati
Juga karena enggan ikut acara maulid ala sufi
Tapi bukan berarti aku tak cinta Nabi
Nonsen dengan cinta Nabi kalau dilakukan cuma sehari

Biarlah aku digelari salafy wahhabi
Niat hati mereka sebenarnya ingin mencaci
Tapi apa mau dikata ternyata mereka sedang memuji
Karena wahhabi adalah nisbat kepada Allah Yang Maha Pemberi

13 Sep 2013

Keanehan Pelaku Bid'ah

Beberapa keanehan penikmat bid'ah:
1. Mengaku Ahlus Sunnah, namun hakikatnya jauh dari sunnah, bahkan mencela sunnah.

2. Mengaku bermadzhab Syafi'i, namun anehnya Imam Syafi'i rahimahullah tidak pernah mengajarkan amalan bid'ah mereka, berarti bermadzhab kyai dong 

3. Sebagian pelaku bid’ah mengatakan bahwa bid’ah itu hanya dalam kegiatan ibadah mahdhah (murni ibadah) seperti shalat, puasa, haji, dll. Sedangkan dalam ibadah ghayru mahdhoh (tidak murni ibadah) maka tidak ada bid’ah.

Demikian alasan mereka, namun anehnya, orang-orang yang beralasan demikian ternyata mereka juga berbuat bid’ah dalam ibadah mahdhah. Mereka melakukan shalat Raghaib, shalat Hadiah, puasa Rajab, puasa
mutih, puasa Nisfu Sya'ban, dzikir berjama’ah, Shalawat bid'ah (burdah, fatih, kamilah, badr), melafalkan niat, dll yang merupakan ibadah mahdhah.

11 Sep 2013

Aswaja dan Syi'ah

Kalau urusan pengakuan (klaim) sekte Aswaja dan agama Syiah yang nomor satu, klaim mereka itu ibarat dalam dunia percintaan sama seperti tukang gombal, bilang cinta...bilang sayang namun realisasinya tidak ada.

Sekarang kita lihat pengakuan agama syiah, yang katanya mengklaim cinta ahlul bait, bahkan seolah-olah hanya merekalah yang mencintai ahlul bait, namun setelah ditelusur, ternyata versi ahlul bait mereka dengan versi ahlus sunnah sangat bertolak belakang, adapun versi ahlul bait menurut syiah adalah keturunan dari Hasan dan Husein, yakni para habib, itupun kalau benar.

Sedangkan versi ahlus sunnah, mereka yang termasuk ahlul bait diantaranya keluarga Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari sisi nasab adalah keturunan Ali, Abbas, Ja’far, Aqil (putra Abu Thalib), juga para isteri-isteri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

2 Sep 2013

Aneh Tapi Nyata

Aneh tapi nyata, ajaib tapi realita...Dan membuat orang harus bertanya-tanya, dari manakah gerangan acara selamatan kematian yang begitu masyhur dikalangan masyarakat Indonesia...!!!

Konon dalam sebuah kabar burung katanya orang yang meninggal akan terfitnah (diuji) dalam kuburnya selama 7 hari. Ada lagi gosip lainnya, bahwasanya apabila tidak diadakan selamatan kematian terhadap orang yang meninggal tersebut, maka rohnya akan gentayangan.

Sungguh sangat aneh memang tapi fakta, tatkala mereka mengaku sebagai ummatnya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, dalam beramal ibadah rujukannya bukan kepada Al Qur'an dan Sunnah tapi dari kitab agama lain. Dan kalau kita timbang dengan Al Qur'an dan Sunnah, juga sunnahnya para Shahabat tidak ada satupun dalil yang menjelaskan atau memerintahkan untuk mengadakan ritual upacara perayaan selamatan kematian.

23 Agu 2013

Mahalnya Hidayah

Pernahkah terpikirkan bahwa kita tengah berada dalam anugerah yang tiada ternilai dari Dzat yang memiliki kerajaan langit dan bumi, sementara begitu banyak orang yang dihalangi untuk memperolehnya ? Kita bisa tahu ajaran yang benar dari agama Islam ini. Tahu ini haq, itu bathil...ini tauhid itu syirik...ini sunnah itu bid'ah... Lalu kita dimudahkan untuk mengikuti yang haq dan meninggalkan yang bathil. Sementara banyak orang tidak mengerti mana yang benar dan mana yang sesat atau ada yang tahu tapi tidak dimudahkan baginya untuk mengamalkan al haq, malah ia gampang berbuat kebathilan. wal iyadzu billah…

Sebuah karunia yang besar jika Allah Tabaroka wata'ala memberikan hidayah di atas Islam dan di atas sunnah. Ia seorang muslim dan ia memahami sunnah. Dan tanda bahwa Allah Tabaroka wata'ala menghendaki kebaikan kepada seorang hamba adalah jika Allah membuat ia paham agama. Adanya kebaikan pada diri seorang hamba jika hamba itu rajin dan semangat dan mendekatkan dirinya pada Islam, kecintaan pada ilmu dan berusaha dekat kepada agama.

15 Agu 2013

Ketemu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Setelah buka-buka file yang ada di PC, akhirnya ketemu juga file MP3 rekaman KH. Muhammad Zaini atau yang lebih tenarnya disebut guru sekumpul yang mengatakan bertemu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saat dia melakukan umroh. Nah sebelum saya menceritakan kisah seperti yang ada dalam rekaman tersebut, ada baiknya saya akan memberitahukan sedikit profil sang guru.

KH. Muhammad Zaini adalah seorang tokoh ulama yang sangat berpengaruh di Kalimantan, bahkan pengaruhnya sampai ke negeri tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam. Dan dia oleh masyarakat Kalimantan dianggap sebagai wali kutub, oleh karenanya setiap apa yang dia katakana dianggap sebuah kebenaran hakiki dan tidak ada yang berani menentangnya, karena takut kualat. Adapun nama lengkap, dan gelar dia adalah Syaikhuna al-alim al-allamah Muhammad Zaini bin Abdul Ghani. Dia dilahirkan di desa Tunggul Irang Sebrang, Martapura Kab. Banjar, Kalimantan Selatan, tanggal 11 Pebruari 1946, dia termasuk orang yang berpemahaman sufi, bahkan sangat kental sekali kesufiannya. Semasa hidupnya banyak tokoh politik, artis sampai pejabat, setiap kali berkunjung ke Kalimantan Selatan selalu menyempatkan diri menemui sang guru, ada yang minta do’a, minta jadikan anak angkat, dll. Pada akhir kehidupannya dia lebih banyak berdiam diri karena sakit-sakitan, bahkan tidak jarang harus bolak-balik Singapore untuk berobat.

Copyright 2010@All Rights Reserved By Abu Rumaisha