Taqabbalallahu minnaa wa minkum... "Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian"

12 Jan 2011

KUPAS TUNTAS WAHABY, NEJD, SAUDI ARABIA & HADITS FITNAH NEGERI DUA TANDUK SETAN

“….katakanlah Najd yang dimaksud adalah Najd Hijaz dan diantara dua tanduk Syaitan tersebut adalahSyaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab -rahimahullah- dengan ‘Wahhabi’nya… maka konsekuensi logisnya adalah ‘Wahhabi’ merupakan ‘Ajaran Syaitan’ dan pengikutnya adalah ‘Syaitan Manusia’,
dan konsekuensi logisnya lagi adalah‘Anti-Wahhabi’ meyakini bahwa Haramain (Makkah & Madinah) telah dikuasai oleh ‘Syaitan’.Apakah ini tidak bertentangan dengan sekian banyak dalil yang menyatakan bahwa Syaitan tidak mampu memasuki Makkah dan Madinah yang merupakan benteng terakhir Ummat Islam ?…..”

* * *

Wajibnya Memahami Kedua Wahyu Dengan Pemahaman Para Sahabat

Ada 3 jenis dalil yang menunjukkan wajibnya pokok agama yang satu ini, yaitu:

A. Dalil Akal
Bahwa para Shahabat radhiallahu ‘anhum adalah manusia yang paling dekat dengan zaman kenabian sehingga mereka adalah kaum yang menyaksikan turunnya ayat-ayat Al-Qur`an dan mendengarkan langsung keluarnya hadits-hadits dari mulut Ar-Rasul. Ayat-ayat Al-Qur`an turun di depan mata-mata mereka, hadits-hadits Nabi keluar saat kehadiran mereka.

11 Jan 2011

TASAWUF DAN AQIDAH MANUNGGALING KAWULA GUSTI

Tak jauh beda dengan keadaan syi’ah Rafidhah, kaum Sufi – yang sebenarnya masih memiliki keterkaitan akidah dengan mereka – pun mengusung berbagai jenis kesesatan dan kekufuran, sebagai bahaya laten ditubuh kaum muslimin. Bahkan disaat kaum muslimin tidak lagi memperhatikan agamanya, muncullah mereka sebagai kekuatan spiritual yang mengerikan. Sehingga mereka tak segan-segan lagi menampilkan wacana kekufurannya ditengah-tengah kaum muslimin.


Puncak kekufuran yang terdapat pada sekte sesat ini adalah adanya keyakinan atau akidah bahwa siapa saja yang menelusuri ilmu laduni (ilmu batin) maka pada terminal akhir ia akan sampai pada tingkatan fana (melebur/menyatu dengan Dzat Allah). Sehingga ia memiliki sifat- sifat laahuut (ilahiyyah) dan naasuut (insaniyyah). Secara lahir ia bersifat insaniyyah namun secara batin ia memiliki sifat ilahiyyah. Maha suci Allah dari apa yang mereka yakini!!. Akidah ini populer di tengah masyarakat kita dengan istilah manunggaling kawula gusti.

9 Jan 2011

Berlemah Lembutlah Wahai Ahlus Sunnah Kepada Saudaramu Sesama Ahlus Sunnah!!! (Nasihat Terbaru Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad)

Segala puji hanya milik Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat, salam dan barakah kepada hamba-Nya dan utusan-Nya, Nabi kita Muhammad, dan juga kepada keluarga beliau, para sahabat beliau dan siapa saja yang mencintai beliau.
Wa ba’du. Sesungguhnya orang-orang yang menyibukkan diri dengan ilmu syar’i dari kalangan ahlus sunnah wal jama’ah yang berjalan menempuh apa yang dianut oleh salaful ummah, mereka pada masa ini sangatlah butuh kepada sikap saling mencintai, dan saling menasihati sesama mereka. Terlebih lagi karena jumlah mereka yang sangat sedikit dibandingkan dengan kelompok-kelompok yang menyimpang dari jalan salaful ummah.
Sepuluh tahun yang lalu, di akhir-akhir masa hidup dua syaikh yang mulia; Syaikh Abdulaziz bin Baz dan Syaikh Muhammad bin Utsaimin – rohimahumalloh –, sekelompok kecil dari ahlus sunnah mengarahkan kesibukan untuk mentahdzir (memperingatkan umat dari) sebagian kelompok-kelompok yang menyimpang dari jalannya salaful ummah. Itu adalah perbuatan terpuji dan disyukuri. Akan tetapi yang disayangkan, setelah wafatnya dua syaikh tersebut, sebagian kelompok ini mengarahkan celaannya kepada sebagian saudara mereka dari kalangan ahlus sunnah yang menyeru umat untuk berpegang teguh dengan apa yang dianut oleh salaful ummah, baik dari dalam negri maupun dari luar negri.

5 Jan 2011

Terorisme dan Faham Khawarij

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada yang tidak ada nabi setelahnya... waba'du.
Allah tabaroka wa ta'ala telah memuliakan kita dengan kemuliaan yang agung berupa pengutusan nabinya shallallahu 'alaihi wa sallam,
sehingga Allah keluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya, Allah muliakan kita setelah kehinaan dan Allah satukan kita setelah perpecahan, bahkan Allah jadikan kita bersaudara, berkasih sayang dan bersatu padu, tak ada kelebihan bagi seseorang atas yang lainnya kecuali taqwa. Allah berfirman, "Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." [Al-Hujuraat: 13].

4 Jan 2011

Belajarlah Untuk Mengatakan “Saya Tidak Tahu”

Oleh: Ustadz Abu Abdillah Ahmad Zainuddin, Lc
Belajarlah untuk Mengatakan “Saya Tidak Tahu”
(Renungan bagi para penuntut ilmu, ustadz, kiyai, ahli fatwa, pembicara atas nama agama dan semisalnya)

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد:

1 – عن مَسْرُوقٍ قال كنا عِنْدَ عبد اللَّهِ جُلُوسًا وهو مُضْطَجِعٌ بَيْنَنَا فَأَتَاهُ رَجُلٌ فقال: يا أَبَا عبد الرحمن إِنَّ قَاصًّا عِنْدَ أَبْوَابِ كِنْدَةَ يَقُصُّ وَيَزْعُمُ أَنَّ آيَةَ الدُّخَانِ تجيء فَتَأْخُذُ بِأَنْفَاسِ الْكُفَّارِ وَيَأْخُذُ الْمُؤْمِنِينَ منه كَهَيْئَةِ الزُّكَامِ فقال عبد اللَّهِ وَجَلَسَ وهو غَضْبَانُ: (يا أَيَّهَا الناس اتَّقُوا اللَّهَ من عَلِمَ مِنْكُمْ شيئاً فَلْيَقُلْ بِمَا يَعْلَمُ وَمَنْ لم يَعْلَمْ فَلْيَقُلْ الله أَعْلَمُ فإنه أَعْلَمُ لِأَحَدِكُمْ أَنْ يَقُولَ لِمَا لَا يَعْلَمُ الله أَعْلَمُ فإن اللَّهَ عز وجل قال لِنَبِيِّهِ صلى الله عليه و سلم: قُلْ ما أَسْأَلُكُمْ عليه من أَجْرٍ وما أنا من الْمُتَكَلِّفِينَ.

Artinya: ” Masruq rahimahullah berkata: ” Kami pernah duduk bersama Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau sambil tiduran di antara kami, lalu datang seorang laki-laki dan berkata: ” Wahai Abu Abdirrahman (panggilan untuk Abdullah bin Mas’ud-pent), ada seorang tukang dongeng di daerah Kindah (sebuah tempat di daerah Kufah-pent) bercerita dan mendakwakan tentang ayat di dalam surat Ad-Dukkan, (bahwa akan ada asap yang datang pada hari kiamat-pent) lalu mencabut jiwa-jiwa orang kafir dan mengambil orang-orang beriman seperti terjadinya flu terhadap mereka, lalu Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu duduk dalam keadaan marah dan berkata: ” Wahai manusia, takutlah kepada Allah, barangsiapa di antara kalian yang mengetahui sesuatu maka katakanlah sesuatu yang dia ketahui saja dan barangsiapa yang tidak mengetahui maka katakanlah: ” Allah a’lam (Allah lebih mengetahui) “, karena sesungguhnya orang yang paling berilmu dari kalian adalah seseorang yang mengatakan terhadap apa yang dia tidak ketahui: “Allah a’lam (Allah lebih mengetahui)”, sesungguhnya Allah telah berfirman kepada nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam: “Katakanlah (hai Muhammad): ” Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan”. (QS. Shaad: 86″. HR. Bukhari, no. 4531 dan Muslim, no. 7244).

Tobatnya Ayatullah `Uzma As Sayyid Abu Al Fadhl Al Burqu`i

Syi`ah tertusuk pada jantungnyua, tatkala seorang Ayatullah Al `Uzma As Sayyid Abu Al Fadhl mengumumkan taubat dan keluarnya dari agama Syi`ah yang kotor itu, akal mereka tidak siap menerima kenyataan pahit seperti ini. Belum sembuh borok akibat Ahmad Al Kisrawi Rahimahullah yang bertaubat mendapat hidayah kepangkuan Islam dan memproklamirkan kebatilan agama Syi`ah Imamiyah Ja`fariyah, disusul dengan bala` susulan dengan taubatnya Ayatullah Al `Uzma As Sayyid Abu Al Fadhl Al Burqu`i yang diberi hidayah oleh Allah dan dilapangkan dadanya menerima Islam, menyambut panggilan kebenaran meninggalkan kebathilan dan orang-orangnya. Keluarnya Ayatullah Al `Uzma Al Burqu`i benar-benar mengguncang Syi`ah, karena ia (Al Burqu`i) memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan berpengaruh.

Kebo Kyai Slamet, Dicari Berkahnya di Bulan Suro

Kaum muslimin yang semoga selalu mendapat taufik Allah Ta’ala. Pada hari yang dikatakan sakral oleh sebagian kaum muslimin, terdapat suatu kenyataan yang sangat memilukan yang menunjukkan kekurangan akal. Hari tersebut adalah tanggal siji suro (1 Muharram). Sebagian kaum muslimin yang selalu menginginkan kemudahan dalam hidupnya dan ingin mencari kebaikan malah mencarinya dengan cara yang tidak masuk akal. Mereka mencari berkah dari seekor kerbau (kebo bule) yang disebut dengan ‘Kyai Slamet’, yakni mereka saling berebut untuk mendapatkan kotoran kerbau tersebut, lalu menyimpannya, seraya berkeyakinan rizki akan lancar dan usaha akan berhasil dengan sebab kotoran tersebut. Seorang yang punya akal sehat tentu tidak mungkin melakukan hal yang demikian. Tetapi kok mereka bisa melakukan hal yang demikian?! Ke mana akal sehat mereka?!!

2 Jan 2011

Kesombongan Menghalangi Hidayah

erbagai macam cara dilakukan oleh para pemuka Quraisy untuk membendung dakwah Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam, mulai diplomasi melalui paman beliau, Abu Thalib yang selalu melindungi meskipun berbeda keyakinan, hingga menggunakan cara-cara kasar. Misalnya memberikan gelar-gelar buruk, sebagai penyihir, pendongeng, dan juga dituduh gila. Tujuan para pemuka Quraisy itu, tidak lain adalah ingin menjauhkan manusia dari dakwah beliauShallallâhu ‘Alaihi Wasallam .
Mengapa mereka gigih melakukan permusuhan ini? Apakah karena mereka tidak mengetahui kebenaran al-Qur‘an, ataukah ada faktor lain? Di antara mereka sebenarnya ada yang mengetahui dengan fitrah mereka yang mengerti bahasa Arab, bahwa apa yang disampaikan oleh Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bukanlah sihir, juga bukan berasal dari tukang tenung. Ini bisa kita dapatkan dalam kisah berikut ini.

1 Jan 2011

Tidur Cantik Sesuai Tuntunan Rasulullah

Disusun Oleh: Ummu Hajar
Muroja’ah: Ust. Abu Salman

Tidur bagi muslimah merupakan saat yang sangat penting. Karena dalam tidurnya ia mengumpulkan tenaga untuk beribadah kepada Allah. Selain itu, ketika tidur hati seorang muslimah di antara jemari Allah. Seorang muslimah cantik karena agamanya. Jadi tidurnya pun harus cantik. Hendaknya seorang muslimah menjaga adab-adab dalam tidur dengan adab yang diajarkan dalam agama Islam. Bagaimana adab-adabnya?
Copyright 2010@All Rights Reserved By Abu Rumaisha